Selama lebih dari satu dekade, platform monolitik seperti WordPress mendominasi web. Namun seiring dengan pentingnya pengiriman omnichannel, jawara baru telah muncul: Arsitektur Headless.
Apa itu Headless CMS?
Dalam sistem headless, backend (tempat pembuatan konten) sepenuhnya dipisahkan dari frontend (tempat konten ditampilkan). Keduanya berkomunikasi melalui API. Ini memungkinkan Anda mengirim konten yang sama persis ke situs web, aplikasi seluler, dan jam tangan pintar secara bersamaan.
- Fleksibilitas Tanpa Batas: Developer dapat menggunakan framework modern seperti React atau Vue.js tanpa dibatasi oleh template backend.
- Keamanan Ditingkatkan: Dengan database yang sepenuhnya tersembunyi di balik API, area serangan berkurang drastis.
- Tahan Masa Depan: Mendesain ulang situs web Anda tidak lagi memerlukan migrasi seluruh database.